Kamis, 17 Januari 2013

Tanda-tanda Si Kecil Lahir

Tanda-tanda Si Kecil Lahir
 Persalinan pertama selalu membuat panik sebagian besar kaum wanita. Kenali tanda-tanda kelahiran sebelum dimulai proses sesungguhnya. Hal itu akan mempermudah calon ibu menjalaninya. Jangan lupa, kekuatan mental berpengaruh cukup besar.
Kehadiran seorang bayi bagi pasangan muda merupakan hal yang amat membahagiakan. Apalagi bagi wanita. Setelah mengandung selama sembilan bulan, ia berharap proses kelahiran bayinya bisa berjalan lancar. Sayangnya harapan itu kadang tak sesuai kenyataan. Tapi Anda tak perlu khawatir. Percayalah, hanya sedikit kehamilan yang persis sama dengan buku-buku teori.
Kelahiran bayi dibagi (dengan sendirinya oleh alam dan secara resmi oleh ilmu pengetahuan) dalam beberapa tahap. Tahap pertama, proses persiapan persalinan dengan fase awal, aktif, dan transisi. Dalam tahap ini terjadi pembukaan (dilatasi) mulut rahim sampai penuh. Selanjutnya, tahap kelahiran sampai bayi keluar dengan selamat. Tahap ketiga, pengeluaran plasenta. Tahap berikut, pasca lahir, yakni observasi terhadap ibu selama satu jam usai plasenta keluar.
KONTRAKSI
Ini biasanya fase paling lama. Untungnya tingkat nyerinya masih sangat rendah atau belum terlalu terasa. Pembukaan leher rahim (dilatasi) sampai 3 cm, juga disertai penipisan (effasi). Hal ini bisa terjadi dalam waktu beberapa hari, bahkan beberapa minggu, tanpa kontraksi berarti (kurang dari satu menit). Tapi pada sebagian orang mungkin saja terjadi hanya 2-6 jam (atau juga sepanjang 24 jam) dengan kontraksi lebih jelas.
Perubahan lain ditandai turunnya kepala janin ke rongga panggul,” kata dr. Nasdaldy, DSOG dari RSIA Hermina, Jakarta. Penurunan dapat terjadi beberapa kali, beberapa minggu menjelang kelahiran. Atau hanya terjadi sekali saja saat menjelang persalinan sesungguhnya.
Reaksi pada ibu pun macam-macam. Ada yang merasakan mulas, nyeri di bagian punggung atau pinggang. Bisa juga sudah mengeluarkan lendir bercampur bercak darah dari vagina. “Tapi pengeluaran bercak tak selalu lengket di celana. Kadang hanya tertahan di bagian dalam saja,” ujar dr. Nasdaldy.
Jika kontraksi masih jarang, calon ibu tak perlu segera ke rumah sakit. Kegiatan rutin sehari-hari masih bisa dilakukan sepanjang masih bisa merasakan kontraksi tak bertambah kencang. Jika kemudian kontraksi bertambah kencang dan makin teratur, segera ke rumah sakit. Tentu dengan perlengkapan yang sudah disiapkan sebelumnya, seperti kain panjang, baju ganti, makanan kecil, buku bacaan, dan sebagainya.
Satu hal yang patut diingat, perkiraan persalinan yang disebutkan dokter, tak selamanya benar. Bisa saja maju atau mundur dua minggu dari jadwal yang telah diperkirakan dokter.
LEHER RAHIM MAKIN TERBUKA LEBAR
Umumnya fase ini lebih pendek dari fase sebelumnya, berlangsung sekitar 2-3 jam. Kontraksi kuat terjadi sekitar 1 menit, polanya lebih teratur dengan jarak 4-5 menit. Leher rahim membuka sampai 7 cm. Jika sudah mencapai keadaan ini, sebaiknya calon ibu sudah berada di rumah sakit. Paling tidak, prosedur pendaftaran sudah harus dilakukan. Lebih baik malah urusan pendaftaran dan pesan kamar sudah dilakukan saat kehamilan memasuki usia 7 bulan. Soalnya, kerap kali rumah sakit (terutama yang beken), kehabisan kamar.
Serangkaian pemeriksaan rutin akan dilakukan menjelang kelahiran. Mengenakan baju yang disediakan pihak rumah sakit sudah menjadi kebiasaan di banyak rumah sakit, terutama di kota-kota besar. Perawat akan meminta contoh air kemih, memeriksa denyut nadi, tekanan darah, pernafasan, dan suhu tubuh. Juga akan memeriksa adanya cairan ketuban, perdarahan atau pengeluaran lendir dari vagina.
Kondisi janin pun akan dipantau. Misalnya dengan mendengarkan denyut jantung bayi melalui stetoskop. Di beberapa rumah sakit yang lebih modern, digunakan alat pantau janin. Sedangkan bagaimana posisi janin, merupakan pemeriksaan berikutnya yang akan dilalui calon ibu.
Pemeriksaan dalam bagi calon ibu akan dilakukan secara rutin. Gunanya untuk memantau perkembangan pembukaan leher rahim, sehingga bisa segera dilakukan tindakan tepat jika tak terjadi kemajuan. “Umumnya dokter akan menunggu pembukaan ini secara alamiah. Kecuali jika memang terjadi kelainan pada rahim yang diketahui sebelumnya semisal adanya kista atau mioma,” terang dr. Nasdaldy, yang mengambil spesialisasi masalah kanker rahim. Kondisi tersebut memang akan mempengaruhi kontraksi pada rahim sehingga tak mendorong leher rahim untuk membuka. Akibatnya jalan rahim tetap menutup padahal ibu sudah merasakan mulas cukup lama.
Secara umum dan normal, pembukaan leher rahim akan terus meningkat berbarengan dengan kontraksi yang makin kuat. Terjadi 2-3 menit sekali selama 1,5 menit dengan puncak kontraksi sangat kuat, sehingga ibu merasa seolah-olah kontraksi terjadi terus-menerus tanpa ada jeda.
Pembukaan leher rahim dari 3 cm sampai 10 cm terjadi sangat singkat, sekitar 15 menit sampai 1 jam. Saat ini calon ibu akan merasakan tekanan sangat kuat di bagian bawah punggung. Begitu pula tekanan pada anus disertai dorongan untuk mengejan. Ibu pun akan merasa panas dan berkeringat dingin.
Pengeluaran lendir dan darah makin bertambah karena makin banyak pembuluh kapiler yang pecah. Mungkin juga terjadi kejang kaki. Kadang mengantuk di antara waktu kontraksi karena oksigen dipindahkan dari otak ke daerah persalinan, sehingga seolah ibu sudah kehabisan tenaga sebelum ‘pertarungan’ benar-benar terjadi.
Secara emosional, calon ibu mengalami perasaan tak berdaya dan pasrah. Bingung, gelisah, dan sulit memusatkan perhatian, apalagi istirahat. Tak jarang pula ia frustrasi karena belum ada instruksi untuk mengejan, sementara dorongan ke arah sana sudah muncul. Dokter memang akan melarang ibu mengejan sebelum pembukaan sempurna betul agar tak terjadi kesulitan saat pengeluaran bayi.
DORONG SEIRAMA INSTRUKSI DOKTER
Proses persalinan, seperti dipaparkan dr. Nasdaldy, mengandung 3 komponen. Pertama, passanger yaitu bayi itu sendiri. Kedua, passage, yaitu jalan lahir. Ketiga power, yaitu kontraksi atau yang disebut his.
Agar proses persalinan berjalan lancar, ketiga komponen itu harus dalam kondisi baik,” kata dr. Nasdaldy. Bayi tak terlalu besar ukurannya agar bisa melalui jalan lahir dan powernya pun harus teratur serta efektif hingga mampu membuka jalan lahir sampai penuh dan sempurna.
Dengan begitu, partisipasi aktif ibu dalam proses kelahiran tak kalah penting. Dorongan kuat dari ibu akan membantu bayi keluar melalui jalan lahir dengan baik. Proses mendorong bayi keluar biasanya sangat singkat, 10 menit. Tapi ada kalanya perlu waktu antara setengah sampai satu jam. Bahkan, jika terjadi berbagai komplikasi, bisa mencapai 3 jam.
Mengejanlah sekuat mungkin tapi tetap seirama dengan instruksi dokter. Makin efisien dorongan dari ibu, makin memudahkan bayi keluar. Dorongan yang panik dan tak teratur hanya akan menghamburkan tenaga dan hanya sedikit kemajuan yang dicapai.
Tarik beberapa kali nafas dalam, sementara kontraksi terjadi. Tarik nafas sekali lagi dan tahan. Saat kontraksi mencapai puncaknya, doronglah (mengejan) sekuat mungkin. Lebih baik mengikuti irama dorongan dengan baik ketimbang menahan nafas terlalu lama, karena akan menambah risiko pecahnya pembuluh darah di mata dan wajah Anda. Selain itu, menambah risiko berkurangnya suplai oksigen ke janin. Saat mengejan, lemaskan seluruh tubuh. Ketegangan akan melawan usaha mengejan.
Posisi calon ibu saat melahirkan turut membantu lancarnya persalinan. Posisi setengah duduk atau setengah jongkok mungkin posisi terbaik karena posisi ini memanfaatkan gaya berat dan menambah daya dorong ibu.
PENGELUARAN PLASENTA
Rasa lelah ibu adalah hal yang tersisa ketika bayi sudah keluar, tapi tugas belum berakhir. Plasenta yang selama ini menunjang bayi untuk hidup dalam rahim harus dikeluarkan.
Mungkin ibu tak akan merasakannya lagi. “Tapi kontraksi masih akan tetap ada, kendati tak sekuat sebelumnya,” kata dr. Nasdaldy. Masing-masing berlangsung sekitar satu menit. Mengerutnya rahim akan memisahkan plasenta dari dinding rahim dan menggerakkannya turun ke bagian bawah rahim atau ke vagina. Ibu hanya tinggal mendorongnya seperti halnya mengejan saat mengeluarkan bayi. Hanya saja tenaga yang dikeluarkan tak sehebat proses pengeluaran bayi.
Bila plasenta telah keluar, dokter akan segera menjahit robekan atau episiotomi. Bersabarlah untuk beberapa saat. Usai itu ibu bisa menggendong bayi dan menyusuinya.
BERBAGAI KOMPLIKASI
Umumnya dokter akan membiarkan bayi keluar dengan normal selama tak ada indikasi kelainan dari ibu maupun bayi. Tapi, cukup banyak kejadian di mana seorang calon ibu harus merasakan mulas selama berjam-jam tanpa ada kemajuan berarti.
Kemajuan proses persalinan diukur melalui adanya pembukaan leher rahim dan turunnya janin ke rongga panggul. Proses persalinan normal akan didukung oleh tiga unsur utama: kontraksi rahim yang kuat yang secara efektif membuka leher rahim, bayi dapat melewati jalan lahir, dan panggul yang cukup luas untuk memudahkan keluarnya janin. Bila salah satu unsur tadi tak ada maka memungkinkan untuk terjadi kelahiran yang tak normal.Berikut sejumlah komplikasi yang mungkin saja terjadi:
1.Fase Laten Terlalu Lama
Ini terjadi bila tak ada kemajuan pada pembukaan leher rahim yang terjadi setelah 20 jam pada kelahiran pertama, dan 14 jam pada ibu yang pernah melahirkan. Penyebabnya, bisa karena terlalu banyak obat sebelum persalinan dimulai. Kadang, penyebabnya bisa psikologis. Seorang ibu yang panik mengakibatkan dilepaskannya bahan kimia pada sistem saraf yang menghambat kontraksi rahim.
Umumnya dokter memberikan rangsangan lewat suntikan atau infus. Dokter pun akan mempertimbangkan kemungkinan adanya ketidaksesuaian ukuran kepala janin dengan rongga panggul ibu (disproporsi caphalopelvic). Dokter akan mengambil langkah pembedahan caesar setelah melewati waktu 24 jam.
2.Disfungsi Primer
Bila fase aktif berjalan sangat lamban, pembukaan per jam kurang dari 1-1,2 cm untuk ibu dengan kelahiran pertama dan 1,5 cm untuk ibu yang pernah melahirkan. Kerja rahim pada proses ini bisa dipercepat dengan cara calon ibu berjalan-jalan dan tetap mengosongkan kantong kemih. Maksudnya agar tak menghambat turunnya janin ke rongga panggul.
3.Berhentinya Pembukaan Sekunder B
Dalam fase aktif tak ada kemajuan pembukaan selama dua jam atau lebih. Ibu dapat membantu proses dengan aksi gaya berat, yaitu duduk tegak, jongkok, berdiri, atau berjalan. Jika diketahui penyebabnya disproporsi cephalovic, dokter akan melakukan bedah caesar.
4.Turunnya Janin Secara Tak Normal
Bila bayi bergerak menuruni jalan lahir dengan kecepatan kurang dari 1 cm pada kelahiran pertama, dan 2 cm pada kelahiran berikutnya. Biasanya dokter akan menggunakan cunam atau forcep (alat bantu persalinan). Tapi ini sangat jarang dilakukan. Kebanyakan dokter akan memberikan suntikan rangsangan.
5.Tahap Kelahiran Bayi Yang Terlalu Lama
Yaitu tahap pengeluaran bayi lebih dari dua jam untuk kelahiran pertama. Jika kondisi ibu dan bayi masih dalam keadaan baik, dokter akan tetap menunggu dengan persalinan normal. Tapi jika ada kondisi yang mengarah pada harus segera dilahirkan, dokter akan melakukan bedah caesar.
Riesnawiati Soelaeman.Foto:Rohedi(nakita)
Tanda-Tanda Persalinan Palsu
Beberapa tanda persalinan palsu adalah:
* Kontraksi berlangsung sementara. Terjadi dengan jarak waktu tak teratur dan lama. Juga tak bertambah kuat dan cepat.
* Nyeri pada perut bagian bawah.
* Banyak berjalan, kontraksi malah menghilang.
* Kontraksi terhenti dengan memberi rasa nyaman, misalnya usapan.
* Rasa sakit menghilang jika mengubah sikap tubuh.
Riesnawiati
Faktor-Faktor Resiko Nyeri
Nyeri Meningkat Karena
Nyeri Berkurang Karena
Sendirian
Ditemani dan didukung oleh suami atau orang-orang terdekat. Juga oleh paramedis yang berpengalaman.
Keletihan
Cukup istirahat dan rileks diantara waktu kontraksi.
Haus dan lapar saat persalinan dini
Telah makan makanan kecil atau terus menghisap serpihan es/air, jika diperbolehkan.
Berpikir tentang nyeri
Mengalihkan perhatian pada hal lain . Berpikir tentang seberapa jauh kemajuan yang sudah dicapai ketimbang merasakan nyeri.
Stress
Menggunakan teknik relaksasi di antara waktu kontraksi.
Takut akan hal-hal yang tidak diketahui
Jauh sebelumnya belajarlah tentang kelahiran, menghadapi kontraksi satu per satu dan tidak cemas pada apa yang akan terjadi.
Mengasihani diri sendiri
Berpikir tentang betapa beruntungnya karena akan memiliki seorang bayi

Merahkan Rambut, Citra Scholastika Dianggap Tiru Rihanna

Merahkan Rambut, Citra Scholastika Dianggap Tiru Rihanna


Citra Scholastika
Ada saja yang bilang, Citra Scholastika (19) kini mengikuti Rihanna soal potongan dan warna rambut. Tapi, penyanyi keluaran Indonesian Idol 2011 ini membantahnya.

"Nah, kalau ngomongin inspirasi, banyak yang bilang, 'Wah Rihanna wanna be nih.' Inspirasi kan enggak cuma datang dari Rihanna. Cuma, karena lihat cewek hitam rambut merah, itu Rihanna," ujar Citra  "Rambut sekarang warna brown tea," ujar dara yang sekarang berambut pendek ini lagi.

Citra mengaku, awalnya ia tak berani mengganti warna rambutnya. "Agak-agak nekat, karena pertama kali pakai warna merah. Ada caci maki, tapi ada juga pujian. Ingin lepas image yang kecil manis, cheers. Dengan rambut merah lebih dewasa, lebih seksi juga,"  ungkapnya.

Citra mengungkapkan, tidak setiap bulan ia mengganti warna rambutnya. Itu bergantung pada pekerjaannya. "Enggak boleh sembarangan, maunya aku dalam karier aman, jangan sampai jadi aneh," kata Citra.

Diungkapkan pula oleh Citra, kerap diwarnai, rambutnya rontok. Makanya, ia sekarang lebih rajin merawat rambutnya ke salon. "Perawatan ekstra, dulu cuek, sekarang harus jadi cewek," katanya pula

Rel Tergenang 30 Cm, Stasiun Tanah Abang Masih Lumpuh

Rel Tergenang 30 Cm, Stasiun Tanah Abang Masih Lumpuh
Banjir di Stasiun Tanah Abang
Rel di jalur 5 dan 6 Stasiun Tanah Abang masih tergenang air. Stasiun Tanah Abang masih lumpuh, seperti hari Kamis kemarin.

Pantauan detikcom, Jumat (18/1/2013), kereta di Stasiun Tanah Abang masih belum beroperasi. Genangan air di jalur 5 dan 6 sekitar 30 cm. Sedangkan jalur 1-4 tidak separah 5 dan 6.

Meskipun tergenang banjir, namun masih banyak calon penumpang yang berdatangan ke stasiun utama itu. Petugas stasiun memberikan pengumuman melalui pengeras suara.

"Sampai saat ini perjalanan masih belum bisa dilakukan di

Stasiun Tanah Abang karena terendam air. Pihak stasiun mohon maaf. Penumpang kami sarankan mencari alternatif transportasi lain. Untuk penumpang arah tujuan Serpong, Parung Panjang, Rangkas Bitung silakan menuju Stasiun Palmerah, dan untuk penumpang tujuan Pasar Minggu, Bogor,
Bekasi, dan Jakarta Kota silakan menuju ke Stasiun Manggarai".

Di depan gerbang masuk stasiun, ada penjaga yang memberitahukan pengunjung jika stasiun tidak beroperasi. Penjaga meminta pengunjung stasiun membaca pengumuman yang disediakan pihak stasiun.

Pengumuman itu berisikan tulisan: "Sehubungan dengan Stasiun Tanah Abang banjir sampai menunggu normal, perjalanan kereta api Tanah Abang ke Jatinegara, Tanah Abang-Bogor, Tanah Abang-Serpong/Rangkas Bitung, batal. Untuk penumpang Tanah Abang-Serpong/Rangkas Bitung bisa naik di Stasiun Kebayoran-Palmerah".

Sementara itu, lalu lintas di depan Stasiun Tanah Abang ramai. Loket di stasiun sepi, gerbang stasiun pun ditutup. Jika ada yang masuk stasiun itu pun karena untuk memesan tiket ke luar kota.

hamil Anggur

Kehamilan Anggur


Kehamilan anggur (mola hidatidosa) adalah kehamilan abnormal berupa tumor jinak yang terjadi sebagai akibat dari kegagalan pembentukan bakal janin sehingga terbentuklah jaringan permukaan membran (vili) yang mirip gerombolan anggur. Hamil anggur adalah tumor jinak yang terbentuk dari trofoblas (sel bagian tepi sel telur) yang telah dibuahi. Tumor ini melekat di dinding rahim dan menjadi plasenta serta membran yang memberi makan hasil pembuahan. Jenis tumor ini dapat menjadi ganas.
Secara medis, hamil anggur dapat terjadi karena tidak adanya buah kehamilan (agenesis), atau adanya perubahan (degenerasi) sistem aliran darah terhadap buah kehamilan pada usia kehamilan minggu ke- 3 sampai minggu ke-4. Penyebab lainnya yaitu terus berlangsungnya aliran atau sirkulasi darah tanpa adanya bakal janin sehingga mengakibatkan peningkatan produksi cairan sel trofoblas. Hamil anggur juga bisa disebabkan oleh adanya kelainan substansi kromsom seks.
Gejala hamil anggur mirip seperti perempuan yang hamil normal, yaitu terlambat haid, mual-muntah, dan sebagainya. Pemeriksaan tes kehamilan juga memberikan hasil yang positif. Namun yang membedakan adalah, pada hamil anggur tidak terdapat tanda-tanda gerakan janin, rahim tampak lebih besar dari usia kehamilan sebenarnya, dan keluarnya gelembung cairan yang mirip buah anggur bersamaan dengan perdarahan melalui vagina.
Melalui pemeriksaan radiologis atau rontgen tidak terlihat adanya tulang janin, melainkan sesuatu yang mirip sarang lebah atau badai salju. Sama halnya, pemeriksaan USG akan menghasilkan gambaran mirip badai salju dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda denyut jantung janin. Pada hamil anggur, kadar HCG akan meningkat lebih tinggi daripada kadar HCG pada kehamilan normal.
Penanggulangan hamil anggur dapat dilakukan dengan cara mengeluarkan mola (evakuasi), kemudian dilakukan pengawasan lanjutan (follow up). Pada perempuan yang subur dan masih menginginkan anak, pengeluaran mola dapat dilakukan dengan cara kuret atau kuret hisap. Seminggu setelah kuret pertama, kembali dilakukan kuret ulangan untuk memastikan rahim sudah benar-benar bersih. Sedangkan pada perempuan usia lanjut atau yang sudah tidak menginginkan anak, dapat dilakukan pengangkatan rahim (histerektomi).
Pada pengawasan lanjutan (follow up) dilakukan untuk memonitor dan mengevaluasi kondisi pasca evakuasi, baik secara klinis, laboratorium maupun radiologis. Pengawasan lanjutan dengan pemeriksaan HCG dilakukan satu minggu sekali sehingga kadar HCG menjadi negatif. Jika kadar HCG sudah negatif, masih diperlukan pemeriksaan selama tiga minggu berturut-turut untuk memastikan kadar HCG tetap negatif. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kadar HCG satu bulan sekali selama enam bulan. Jika pemeriksaan lanjutan menunjukkan kadar HCG yang masih tetap atau justru meningkat, maka harus dilakukan kemoterapi.
Penderita hamil anggur dianjurkan untuk tidak hamil dulu hingga pengawasan lanjutan selesai dilakukan. Bagi perempuan yang belum memiliki anak, dianjurkan memakai alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan selama satu tahun, sedangkan untuk tidak hamil selama dua tahun.
Untuk memastikan apakah kehamilan anda normal ataukan mengalami kelainan, dalam hal ini misalnyanya hamil anggur, kenali tanda-tandanya dan sebaiknya anda memeriksakan kehamilan secara teratur ke bidan atau dokter kandungan

Citra Scholastika: Botak Juga Mode


Citra Scholastika: Botak Juga Mode

Penyanyi jebolan Indonesian Idol, Skolastika Citra Kirana Wulan atau yang lebih dikenal dengan nama Citra Scholastika tampil dengan model rambut barunya saat ditemui ketika mengisi konser musik Harmoni SCTV di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Jumat (7/12/2012) malam.

Menurut Citra Scholastika (19), yang memotong rambut panjangnya sehingga menjadi mirip gaya rambut lelaki, rambut botak pun bisa menjadi mode.
"Kalau urusan fashion, sebenarnya rambut botak juga bisa jadi mode," kata pemilik nama asli Skolastika Citra Kirana Wulan ini dalam wawancara di Rolling Stone Cafe, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2013).
Awalnya, vokalis jebolan Indonesian Idol season VI ini tak ingin memotong rambutnya sependek itu. "Aku enggak mau sependek ini. Tapi, pas hair stylist-ku bilang bagus, jadi ya kenapa enggak," kata Citra lagi.
Alasan lain Citra, ia ingin menyelamatkan rambutnya, yang mulai rusak ketika masih panjang. "Kebetulan kan rambut aku juga mulai rusak, karena dicatok lah, dimacam-macamin lah, makanya dipotong pendek aja sekalian," jelasnya.
Menurut Citra, tak sedikit penggemarnya yang menyayangkan kepergian rambut panjangnya. Tapi, ujarnya, "Yang senang juga ada, yang enggak suka juga ada, itu sudah biasa."

Dongeng Anak-anak

Manfaat Cerita Dongeng Anak-anak Bagi Perkembangan Buah Hati Kita

dongeng anak-anakKata mendongeng pastinya tidak asing lagi ditelinga kita. Tetapi eksistensi kegiatan mendongeng ini cenderung makin memudar karena dimakan oleh usia. Padahal terdapat banyak sekali keuntungan bagi anak-anak kita jika mereka mendapatkan dongeng. Perlu kita ketahui bahwa dongeng anak-anak sangat berguna meskipun pada praktiknya kita mempunyai banyak sekali halangan seperti perasaan lelah setelah bekerja dan menganggap mendongeng untuk anak menjadi sangat merepotkan. Padahal manfaat dongeng untuk anak sangatlah banyak seperti merekatkan hubungan orang tua dengan anak dan mendongeng juga bisa membantu mengoptimalkan perkembangan psikologis dan kecerdasan anak secara emosional. Masih ada lagi manfaat lainnya yang akan diuraikan dibawah ini:

 Mengembangkan Daya Imajinasi Anak

Perlu kita ketahui bahwa dunia anak adalah dunia imajinasi. Jadi anak mempunyai dunianya sendiri dan tak jarang mereka berbicara denga teman khayalannya. Dengan daya imajinasi yang masih sangat bagus ini, maka kita sebagai orang tua harus bisa mengarahkannya kearah yang positif dan tetap terkontrol. Dengan dongeng anak-anak maka inilah cara terbaik untuk mengarahkan mereka kearah yang baik.

 Meningkatkan Keterampilan dalam Berbahasa

Dongeng merupakan stimulasi dini yang mampu merangsang keterampilan berbahasa pada anak-anak. Perlu kita ketahui bahwa cerita dongeng anak-anak mampu merangsang anak-anak terutama anak perempuan dalam meningkatkan keterampilan berbahasa mereka. Hal ini dikarenakan anak perempuan lebih fokus dan konsentrasi daripada anak laki-laki. Kemampuan verbal adalah kemampuan awal yang dimiliki anak-anak dan inilah mengapa otak kanan mereka lebih berkembang dan ini juga yang menyebabkan mereka lebih terlatih dalam berbahasa. Kisah-kisah dongeng yang mengandung cerita positif tentang perilaku dan sebagainya membuat anak-anak menjadi lebih mudah dalam menyerap tutur kata yang sopan.

 Membangkitkan Minat Baca Anak

Jika ingin memiliki anak yang mempunyai minat baca yang baik, maka mendongeng adalah jalan menuju hasil tersebut. Dengan memberikan cerita dongeng anak-anak, maka anak-anak akan tertarik dan rasa penasaran ini membuat mereka ingin mencari tahu. Inilah dimana keinginan untuk membaca menjadi semakin meningkat. Dengan membacakan buku cerita yang menarik kepada anak adalah cara paling mudah yang bisa kita lakukan.

 Membangun Kecerdasan Emosional Anak

Mendongeng kepada anak bisa membangkitkan kecerdasan emosional mereka dan ini juga sarana hebat yang mampu merekatkan hubungan ibu dan anak. Sperti yang kita tahu bahwa anak-anak mempunyai kesulitan dalam mempelajari nilai-nilai moral dalam kehidupan. Dengan dongeng anak-anak maka kita bisa memberikan contoh melalui tokoh dalam cerita yang kita dongengkan. Dongeng anak-anak akan membangtu anak dalam menyerap nilai-nilai emosional pada sesama. Tidak bisa dipungkiri bahwa kecerdasan emosional juga penting disamping kecerdasan kognitif. Kecerdasan emosional sangat penting bagi kehidupan sosial mereka kelak.

 Membentuk Rasa Empati Anak

Melalui stimulasi cerita dongeng anak, kepekaan anak pada usia 3-7 tahun akan dirangsang mengenai situasai sosial disekitar mereka. Dengan metode dongeng untuk anak ini maka mereka akan belajar berempati terhadap lingkungan sekitar. Stimulasi yang akan lebih berhasil adalah dengan merangsang indera pendengarannya. Penting bagi kita memberikan stimulasi ini untuk memberikan mereka bekal yang baik untuk masa depannya. Dengan cerita-cerita dongeng yang mendidik, maka anak akan dengan mudah menyerap nilai positif yang akan menjadikan mereka anak yang berempati dengan orang lain.

Perampokan di Semarang

Tempat Karaoke di Semarang Dirampok, Satpam Dihajar Pelaku


Korban, Muailimin menuturkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 pagi tadi. Dua orang pria berbadan besar mendatanginya dan salah satu dari mereka langsung mengadang di depan pintu pos satpam.

"Saya ditonjok, terus orang itu mengambil kunci di meja. Dia seperti sudah tahu lokasi kunci, dia tidak nanya tapi langsung ambil," katanya saat diinterogasi polisi di lokasi kejadian, ruko Gayamsari, Semarang, Jumat (18/1/2013).

Korban yang masih kesakitan itu kemudian digiring untuk memasuki ruangan. Salah satu pelaku membuka rolling door, sedangkan satu pelaku lainnya menodongkan senjata api ke pinggul kanan korban.

"Di dalam saya dipukuli lagi sekitar empat sampai lima kali. Kemudian saya diikat di bawah tangga," tandas pria yang baru bekerja tiga bulan itu.

Selanjutnya, pelaku naik ke lantai tiga tempat penyimpanan brankas. Korban berteriak memanggil bantuan, namun salah satu pelaku yang mendengarnya segera turun dan kembali menghajar korban.

"Mereka membawa satu brankas lalu pergi dan pintunya dibiarkan terbuka," ujarnya.

Setelah ditinggal pergi dengan beberapa luka di kepala, korban berusaha meminta bantuan dengan menyeret badannya di lantai hingga berada di dekat pintu keluar. Kondisi di depan lokasi kejadian sudah ramai, ia pun segera memperoleh bantuan.

"Tadi saat mereka datang tidak terlihat pakai mobil. Mungkin menunggu di luar kompleks ruko," papar Muailimin.

Saat ini, aparat Polsek Gayamsari Semarang masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV. Dari lokasi kejadian diamankan tali plastik dan lakban hitam milik pelaku.

Menurut informasi, kerugian mencapai Rp 50 juta. Barang yang dibawa pelaku adalah brankas yang berukuran besar, sementara satu brankas kecil ditinggalkan.

"Ada uang tunai Rp 10,4 juta di dalam brankas dan Rp 15 juta dalam bentuk barang," kata salah satu staf karaoke.